Jumat, 11 Januari 2013
Roy Suryo, Pengamat Telematika yang Kini Ngurusi Olahraga
Jakarta - Awalnya, Roy Suryo dikenal sebagai pengamat telematika. Khususnya terkait kesahihan foto atau video vulgar yang sempat ramai beberapa waktu lalu di internet Indonesia.
Namun siapa sangka, kini politisi pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Roy Suryo Notodiprojo tersebut dipercaya mengisi kursi Menteri Pemuda dan Olahraga, sepeninggal Andi Malarangeng yang mengundurkan diri.
Meski bagi beberapa kalangan Roy dianggap sebagai 'pakar telematika', namun berbeda bagi kalangan underground TI Indonesia. Roy cuma dinilai sebagai 'pengamat', bukan 'pakar'.
Berbagai alasan melandasi penilaian ini, bisa karena latar belakang pendidikan Roy yang bukan orang TI karena jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, atau bisa juga karena pernyataan-pernyataannya yang kadang kontroversial.
Yang pasti, hubungan Roy dan kalangan 'bawah tanah' TI bisa dibilang kurang harmonis. Bahkan, Roy pernah jadi bulan-bulanan hacker lokal untuk dikerjai. Semisal menempatkan wajah Roy pada situs yang di-deface pelaku atau lainnya.
Bahkan, situs Kementerian Kominfo (dulu masih bernama Depkominfo) yang sempat beralamat di depkominfo.go.id pernah jadi sasaran ulah dedemit maya. Dimana pada sebaris pesan yang ditinggalkan, pelaku menyebut 'jangan kutip Roy Suryo'. Aksi ini sendiri terjadi pada 15 April 2008.
Pun demikian, karir Roy sebagai politisi lumayan meroket. Dia pun sukses menjadi anggota DPR RI dan duduk di Komisi I.
Nah, pada komisi yang membawahi bidang telekomunikasi tersebut, Roy cukup vokal di ruang sidang. Mulai dari isu 3G, TV digital, hingga pencurian pulsa ia ladeni. Terlebih ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Harian Panja Pencurian Pulsa.
Ya, kasus pencurian pulsa memang sempat bikin geger. Hingga akhirnya industri konten di-unreg secara massal. Namun sayang, pengusutan kasus tersebut yang sudah menetapkan tersangka kini bak ditelan bumi. Tak ada lagi kabarnya.
Hingga akhirnya kini Roy dipercaya Presiden SBY sebagai Menpora. Tentunya banyak yang kaget dengan penunjukan itu, terlebih dilihat dari latar belakang yang bersangkutan, yang sebelumnya lebih eksis di dunia telematika.
Pun demikian, Presiden SBY punya pertimbangan sendiri. Roy yang saat ini menjabat anggota Komisi I DPR RI dari dapil DI Yogyakarta menurut SBY pantas menjadi Menpora karena memiliki integritas.
"Saudara Roy Suryo saat ini adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Dapil Yogyakarta, dan yang bersangkutan saya pandang cakap untuk mengemban tugas sebagai Menpora. Saya juga sudah mempertimbangkan integritas dan kapasitas yang bersangkutan untuk menjadi Menpora," kata SBY.
"Kepada yang bersangkutan telah saya lakukan interview serta fit and proper test disamping itu bersama Wakil Presiden dan para menteri terkait, hasilnya baik. Dengan demikian sekali lagi setelah memutuskan yang bersangkutan untuk menggantikan saudara Andi Mallarangeng untuk menjadi Menpora," lanjut Presiden.
Ya, keputusan sudah dibuat, dan Roy Suryo yang dulu lebih dikenal sebagai pengamat telematika bakal segera dilantik sebagai Menpora untuk mengurusi olahraga Indonesia. Selamat bertugas!
Sumber :
http://inet.detik.com/read/2013/01/11/154940/2139841/398/roy-suryo-pengamat-telematika-yang-kini-ngurusi-olahraga?991101mainnews
Beban Ekonomi Akibat Rokok Lebih Besar daripada Penerimaan Negara
Jakarta - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengungkapkan beban ekonomi lebih tinggi diakibatkan dari besarnya penduduk yang merokok. Pada tahun 2010, beban ekonomi tersebut mencapai Rp 231,27 triliun. Padahal, pendapatan negara dari cukai tembakau pada tahun itu hanya Rp 55 triliun.
Demikian disampaikan Nafsiah dalam jumpa pers di kantor Kemonkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (11/1/2013).
"Pengeluaran makro untuk tembakau itu mencapai Rp 231,27 triliun, itu untuk membeli rokok, biaya perawatan medis inap dan dan jalan, dan kehilangan produktivitas prematur dan morbiditas-disabilitas. Sementara pendapatannya hanya Rp 55 triliun," ujarnya.
Nafsiah menambahkan saat ini jumlah perokok Indonesia menduduki peringkat 3 di seluruh dunia setelah China dan India. "Indonesia negara ketiga dengan jumlah perokok 36,1 persen setelah China dan India," ujarnya.
Nafsiah menambahkan persentase perokok dari masyarakat termiskin mencapai 35%, sedangkan dari golongan masyarakat terkaya sebesar 32%. Sementara itu, dari total perokok di Indonesia, sebanyak 34,9% dari penduduk berpendidikan tidak sekolah/ tidak tamat SD sebesar 34,9%, sedangkan penduduk yang tamat Perguruan Tinggi sebesar 25,5%.
"Kebanyakan perokok ini yang berpendidikan rendah dan miskin," paparnya.
Dari perokok ini, lanjut Nafsiah, menyebabkan perokok pasif sebanyak 62 juta perempuan dan 30 juta laki-laki. Sementara anak usia 0-4 tahun yang terpapar asap rokok sebanyak 11,4 juta anak.
"Jadi perokok ini dosa besar yang tidak bisa diampuni. Kita pun berdosa kalau membiarkan hal ini," pungkasnya.
sumber:
http://finance.detik.com/read/2013/01/11/173707/2140001/1036/beban-ekonomi-akibat-rokok-lebih-besar-daripada-penerimaan-negara?991101mainnews
Jumat, 04 Januari 2013
Polisi Panggil Distributor Terkait Label Halal pada Sepatu Kulit Babi
Jakarta - Sejumlah saksi telah diperiksa polisi terkait adanya label halal pada sepatu kulit babi, yang diproduksi merek Kickers. Polisi telah menjadwalkan untuk memanggil pihak distributor untuk memperjelas perkara tersebut.
"Minggu depan akan dipanggil pihak distributornya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/1/2013).
Rikwanto sendiri belum bisa memastikan waktu pemeriksaan pekan depan itu. "Kalau tidak Rabu, Kamis," kata Rikwanto.
Rikwanto melanjutkan, pihaknya juga telah bersurat ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk dimintai keterangan ahli terkait pelabelan pada sepatu tersebut.
Sementara itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa pemilik toko yang menjual sepatu tersebut. Dua pasang sepatu merek Kickers yang berlabel halal disita polisi dari toko tersebut sebagai barang bukti.
Sebelumnya, seorang konsumen bernama Winarno yang berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan melaporkan merek sepatu Kickers ke Polda Metro Jaya lantaran menggunakan bahan dari kulit babi dengan label halal pada Senin (19/12/2012).
Dalam laporan tersebut, Winarno melaporkan adanya dugaan pelanggaran tindak pidana Pasal 8 ayat (1) huruf H jo pasal 62 ayat (1) UU RI No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Pelapor melaporkan Sentosa Wijaya selaku Direktur PT Mahkota Petriedo Indoperkasa, distributor sepatu.
sumber :
http://news.detik.com/read/2013/01/04/231836/2133764/10/polisi-panggil-distributor-terkait-label-halal-pada-sepatu-kulit-babi?9911012
Dandroid, Maskot Pertama Android yang Gak Keren
Jakarta - Seiring dengan makin populernya Android, maskot sistem operasi milik Google tersebut ikut menjadi terkenal. Si 'Robot Hijau' ini pun semakin familiar sebagai maskot Android.
Maskot Android yang sekarang dikenal itu ternyata bukanlah satu-satunya logo yang pernah dibuat. Karena pada kenyataanya, di awal-awal kelahirannya, sempat ada maskot lain yang diperkenalkan. Tapi urung dipilih. Alasannya? Mungkin karena tidak keren dan terkesan kuno.
Adalah Dan Morril dari tim Google Android yang awalnya menceritakan bagaimana kisah maskot pertama Android yang diberi nama 'Dandroid' diperkenalkan.
Saat itu sekitar tahun 2007, Morril hendak melakukan presentasi di kalangan pengembang Android -- sebelum Android secara resmi diperkenalkan. Nah, di sela-sela presentasi itulah, dia memasukkan si Dandroids.
Walau disambut hangat oleh kalangan internal developer saat itu, nyatanya Dandroid tak benar-benar dipilih. Dalam tulisannya Morril mengatakan, dia malah bersyukur maskot besutannya tersebut tak jadi dipilih.
Dia menulis bahwa Irina Blok kemudian menciptakan desain yang saat ini digunakan dan menjadi lebih terkenal. Demikian yang dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (4/1/2013).
sumber :
http://inet.detik.com/read/2013/01/04/104622/2132982/398/dandroid-maskot-pertama-android-yang-gak-keren?i991103105
Edan! Demi Internet, ABG Bius Orangtua
California - Demi menggunakan internet, dua remaja putri di Amerika Serikat (AS) ini nekat membius orangtua mereka. Kedua ABG itu menambahkan obat tidur ke dalam minuman milkshake yang diminum oleh orangtuanya.
Seperti disampaikan polisi setempat dan dilansir The Telegraph, Jumat (4/1/2013), si gadis yang berusia 15 tahun dan seorang temannya yang berumur 16 tahun tersebut sengaja membeli minuman milkshake di salah salah satu restoran cepat saji setempat. Kemudian mereka mencampurkan obat tidur berbentuk pil ke dalam minuman tersebut dan memberikannya ke orangtuanya.
Minuman tersebut nyaris dihabiskan oleh orangtua si remaja, meski mereka merasa minuman tersebut agak sedikit 'kasar'. Obat tidur tersebut bekerja dan ketika orangtuanya jatuh tertidur, kedua remaja ini pun asyik menggunakan internet.
Menurut polisi, hal tersebut nekat dilakukan si remaja karena dia dilarang untuk menggunakan internet di malam hari. Orangtua si ABG memberlakukan jam malam bagi putrinya dan akses internet akan diputus tepat pukul 22.00 waktu setempat, setiap harinya.
"Mereka ingin memakai internet, dan mereka nekat melakukan hal apapun demi mendapatkan keinginan mereka. Mereka ingin memakai internet setelah pukul 22.00 dan kami meyakini, berdasarkan pemahaman kami, bahwa mereka merasa cara yang baik adalah membius orangtua mereka," ujar juru bicara Kepolisian Rocklin, California, Lon Milka.
Orangtua si remaja baru bangun keesokan paginya dan merasa sangat tidak fit. Dia kemudian pergi ke kantor polisi setempat dan meminta agar diuji narkoba.
Orangtua si gadis kemudian melaporkan insiden tersebut ke polisi dan kedua remaja itu pun ditangkap. Polisi menjeratkan pasal persekongkolan dan kesengajaan mencampurkan obat-obatan ke dalam makanan.
"Jika mereka tergolong dewasa, mereka terancam hukuman penjara," tandas Milka.
sumber :
http://inet.detik.com/read/2013/01/04/102358/2132948/398/edan-demi-internet-abg-bius-orangtua?i991103105
Jumat, 21 Desember 2012
3 Nama untuk Ponsel Perdana BlackBerry 10
Jakarta - Seperti diketahui, Research in Motion (RIM) akhirnya akan memperkenalkan BlackBerry 10 ke publik dalam sebuah acara akhir Januari 2013. Menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, apakah nama handset BB 10 perdana tersebut?
Awalnya santer terdengar bahwa RIM akan memperkenalkan BlackBerry 10 dari L-Series yang mempunyai nama London. Belakangan ada yang menyebutkan juga, piranti perdana tersebut menggunakan kode 'BlackBerry Z10'.
Dikutip detikINET dari Crackberry, Jumat (21/12/2012), selain itu muncul juga nama lain yang masih mungkin diumumkan saat peluncuran nanti, yakni BlackBerry X10.
Sehingga setidaknya ada 3 nama yang dikantongi untuk diumumkan nanti, yakni L-Series, Z10 dan X10. Bukan tidak mungkin ketiganya diumumkan secara bersamaan.
Memang semuanya masih akan menunggu RIM memperkenalkannya secara perdana pada 30 Januari di New York City. Ini menjadi pertaruhan terakhir vendor berbasis di Kanada itu agar bisa bersaing dengan iOS dan Android.
sumber : http://inet.detik.com/read/2012/12/21/144611/2124619/317/3-nama-untuk-ponsel-perdana-blackberry-10?i991102105
Ini Penyebab Kematian yang Paling Mungkin di Berbagai Negara
Jakarta, Semua orang menginginkan umur panjang, tetapi akan lebih banyak penyakit yang mengancam seseorang selama kehidupan panjangnya. Bahkan ada sebuah studi yang menjabarkan penyakit apa saja yang menjadi ancaman kematian di berbagai belahan dunia.
Global Burden of Diseases (GBD) menerbitkan sebuah dunia yang melibatkan 486 ilmuwan dari 302 lembaga yang meliputi kelompok umur 20 tahun di 21 wilayah dunia. Studi ini juga mempelajari 67 faktor risiko penyakit dan 291 kondisi kesehatan, dengan tujuan untuk mengetahui masalah kesehatan apa yang menjadi penyebab kematian terbesar di suatu wilayah.
Hasil studi ini diterbitkan dalam jurnal The Lancet dan menjadi potret menarik ketika timbul perbedaan terhadap masalah kesehatan yang terjadi di seluruh dunia.
Meskipun usia harapan hidup meningkat di seluruh dunia, tetapi telah terjadi peningkatan kematian yang disebabkan oleh penyakit kronis dan tidak menular. Sebagai contoh, pembunuh nomor 1 dan nomor 3 dunia adalah penyakit jantung iskemik dan stroke.
Penyakit jantung iskemik, bukan menjadi penyakit yang mengancam masyarakat di negara yang berpenghasilan tinggi, tetapi merupakan pembunuh utama di negara-negara seperti Eropa Tengah, Amerika Latin, Eropa Timur, Amerika Selatan, Asia Tengah, dan Amerika Utara yang tingkat ekonomi keluarganya rendah.
Kenaikan jumlah kasus kematian akibat penyakit jantung ini telah dikaitkan dengan meningkatnya konsumsi garam dan gula dalam diet masyarakat di berbagai belahan dunia.
Namun, kematian akibat penyakit menular masih menjadi kekhawatiran di beberapa negara di dunia. Negara-negara di bagian timur dan selatan sub-Sahara Afrika sangat terancam oleh HIV/AIDS yang menjadi pembunuh utama penduduk.
Selain itu, hampir 100 anak yang meninggal setiap satu jamnya akibat penyakit seperti rotavirus, hepatitis B, dan meningitis, yang semuanya dapat dicegah dengan vaksin.
Kematian saat melahirkan yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan dan kelainan bawaan, juga masih menjadi perhatian serius di dunia kesehatan. Sedangkan penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan merokok telah mengalami penurunan di negara-negara maju, tetapi telah meningkat di negara-negara berkembang.
Penyebab kematian nomor satu di Amerika Latin dan Karibia adalah kekerasan interpersonal, meskipun sebagian besar kasus kekerasan tersebut tidak dilaporkan ke media internasional. El Salvador contohnya, negara tersebut memiliki catatan pembunuhan dengan senjata api tertinggi kedua di dunia.
Berbeda dengan negara Karibia, penyebab kematian nomor satu di negara tersebut adalah bencana alam, yang selalu dilanda badai tahunan.
Kabar baiknya adalah angka kematian anak telah mengalami penurunan dalam 10 tahun terakhir ini. Pada tahun 1990, tercatat sebanyak 11,9 juta kematian anak di seluruh dunia, sedangkan 7,7 juta anak meninggal pada tahun 2010.
Data juga menunjukkan bahwa lebih sedikit orang yang meninggal karena masalah yang berkaitan dengan air dan sanitasi. Hal ini berarti masyarakat dunia telah menyadari pentingnya kebersihan lingkungan dan telah melakukan berbagai perbaikan sistem sanitasi.
"Studi global ini dapat memberikan informasi kepada beberapa negara untuk melakukan perubahan dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan di bidang kesehatan," kata Alan Lopez, salah satu peneliti utama untuk GBD, seperti dilansir Medical Daily, Kamis (20/12/2012).
sumber :http://health.detik.com/read/2012/12/20/163016/2123715/763/ini-penyebab-kematian-yang-paling-mungkin-di-berbagai-negara?l992202755
Langganan:
Postingan (Atom)